Travel Story | Travel Therapy [Kerja itu Main - Acer] | Solo, Indonesia


Travel Therapy

Karena Traveling Dapat Menjadi Terapi Diri

Oleh Hapsari Sulistyaningrum*

Sunrise View at Mt. Brom, East Java, Indonesia, July 2012

Hai, aku Riri. Aku senang melakukan traveling karena traveling memberikan manfaat yang tidak banyak disadari. Traveling dapat menjadi sarana Terapi Diri.

 ‘Terapi’ bukan berarti Anda mengalami mental disorder. Sambil melakukan kesenangan bertraveling, Anda sekaligus ‘bekerja’ untuk mengembangkan pribadi lebih sehat secara psikologis.

Misiku saat melakukan traveling melebihi pemuasan fisik-materiil. Aku ingin mencari pengembangan pribadi (personal growth) dan kesejahteraan psikologis. “The world is like a book. If you don’t travel, you only read one page (Saint Augustine).

Aku merupakan pribadi yang dinamis, menyukai fleksibilitas untuk setiap aktivitasku. Dengan gadget, aku senang mengabadikan kegiatan travelingku, dengan foto dan tulisan, kemudian mengunggahnya di akun sosial dan blogku -bahkan saat masih di lokasi. Aku senang menceritakan kegiatanku, termasuk insight yang kudapat untuk menginspirasi orang lain.

Tour de Eiffel, Paris, France, July 2014

Misalnya, saat mencoba makanan unik setempat, kegiatan ekstrem, kebudayaan setempat, atau berkenalan dengan orang-orang di perjalanan yang membuka wawasan. Atau kesempatan traveling di Eropa yang kudapat karena menjadi delegasi universitas untuk mengikuti Konferensi Internasional di Paris. Itulah beberapa gambaran bagaimana aku dapat mengembangkan diriku melalui hobi travelingku.

Zimmerman dan Neyer (2013) menunjukkan traveling mampu mengubah pribadi menjadi lebih baik, seperti lebih mudah bergaul, menghargai aturan setempat, dan terbuka akan pengalaman baru. Aku yakin  The more you do traveling, the more you will see yourself grow into a better person.” 

Gili Island, Lombok, Indonesia, May 2014


Aku membutuhkan teknologi yang mendukungku traveling, sehingga aku dapat mewujudkan misiku dan makin menginspirasi pelancong lainnya. Bagiku traveling menggambarkan “Kerja itu Main” karena dapat menjadi terapi yang bekerja efektif sambil bersenang-senang. Dukung aku ya untuk makin banyak menginspirasi orang-orang melalui hobi travelingku ini! @RirryHapsari (Twitter) @rirryhapsari (instagram)

Menjangan Island, Bali, Indonesia, February 2015


*Untuk Program “Kerja itu Main” untuk Acer (18 Mei 2015).

#TravelTherapy #KerjaituMain @acerid #TravelStory #TraveRy

Healthy Recipe | Oatmeal Scrambled Egg | Yogyakarta, Indonesia

🍳🍛 Oatmeal Scrambled Egg with 'Tofveggies' Stirfry and Bihun 🍛🍳


~ Healthy, Simple, and Fast-Cooking ~

Recommended for you who strive for healthy food and quick cooking 😉👍






Ingredients : 🐣
- Oatmeal
- Chicken Egg
- Bihun (White Small Noodle)
- Tofu
- Vegetables : carrot, broccoli, cabbage, and/or any other vegetables as you wish

Spices : 🍅
- Garlic
- Bombay Onion
- Oyster Sauce (Saus Tiram)
- Oil
- Water
- Salt, pepper, sugar (comparison 1 : 1 : 1)
- No need of MSG
- Orange Leaf & Red Curly Chilli as garnish


Cooking Steps : 🍳
- Boil the bihun in boiling water until half-cooked. Take aside.
- Mix the quick-cooked oatmeal with egg, blend it together. Add some salt, pepper, and sugar with comparison 1 : 1 : 1 or as you wish.
- Scramble the egg on the pan with small-drop of warm oil. Just need a couple of minutes until the egg is well-cooked and has bright yellow. Take aside.
- Using same pan, fry the tofu until crispy in the outside, and soft on the inside. Take aside,
- Using same pan, stir fry the bombay onion on the hot oil until the smell is good.
- Put the vegetables. Add oyster sauce and some salt, pepper, and sugar with comparison 1 : 1 : 1 or as you wish. Make sure all the vegetables are covered with the spices and well-cooked.
- Serve on the plate: scramble egg, 'Tofveggies', and Bihun. Add some garnishes, like orange leaf and red curly chilli to make it more outstanding.
- Don't forget to eat with SMILE! 👄


Happy Eating, Folks! 🙆


Healthy Recipe by,
🌸 @rirryhapsari 🌸
#oatmeal #oat #quackers #quacker #scrambledegg #stirfry #vegetablesstirfry #tofu #bihun #healthycooking #simplecooking #fastcooking #healthyeating #healthylife #healthyrecipe #jogjakarta #indonesianspices #Indonesia #diy
@nocrop_rc #rcnocrop

Culinary Review | Ayam Kampung Goreng | Solo, Indonesia



Mengejar Ayam Kampung di Tengah Kota

Rekomendasi Kuliner Baru di Kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia

Ayam Goreng Kampung Kremes Mbah Mus

Anda mencari rekomendasi kuliner baru di Solo? Warung Makan Mbah Mus Kartasura bisa menjadi pilihan santapan lezat bagi Anda dan keluarga. Kini tak perlu jauh-jauh lagi ke kampung untuk merasakan gurihnya ayam kampung goreng krispi. Cukup kejar saja ayamnya di tengah kota Solo. Eits, hati-hati ketabrak sambalnya yang nonjoookkk banget.

Berburu Ayam Kampung di Kartasura, Solo

Solo (12/5). Sore ini saya berkesempatan untuk mengunjungi rumah makan baru di Kartasura, bagian dari Solo, Jawa Tengah. Namanya Warung Makan Ayam Kampung Mbah Mus. Senang sekali saya bisa mencicipi kuliner tradisional dan unik. Pink Traveller memang suka sekali untuk mencicipi hal-hal baru, termasuk kuliner baru. 

Bersama Ibu Manajer Cabang, My Cousin :-)
Pilihan saya jatuh di Ayam Kampung Goreng Krispi ini, alasan sederhananya karena Manager Cabangnya adalah sepupu saya sendiri. Well, saya penasaran dengan cerita dia dan tante saya mengenai Warung Makan yang baru saja sebulan belakangan ini dikelola sepupu saya. Modal awal dan pemilik utama adalah pebisnis lokal Kota Solo yang kebetulan tetangga depan rumah keluarga besar kami di Solo.

Ternyata, pilihan saya tidak salah. Sepanjang perjalanan kesana, saya menebak-nebak, bagaimana rasanya ya, apa keunggulannya, dan apa yang bisa saya jadikan headline untuk ulasan rumah makan dan kuliner di blog saya kali ini. Sesampainya disana, saya pun disuguhi oleh keramahan pelayanannya. Eits, bukan nepotisme atau endorse ya, tapi well saya memang suka dengan pelayanan di daerah Jawa, karena masih kental dengan budaya Jawa yang melayani.

 
Paling Enak Disantap dengan Sambal Mantap dan Nasi Hangat

Saya pun memesan satu potong dada ayam kampung goreng krispi lengkap dengan lalap, dua sambal sekaligus, sambal terasi dan sambal mentah, satu porsi nasi, dan es jeruk. Saat mencicipi rasa ayam kampungnya, dagingnya lembut dan gurih, dipadu dengan kremesnya yang renyah. Resep rahasia Sang Mbah Mus mampu memanjakan lidah saya. Jangan tanya sambalnya, pedas dan lezat, paling enak dimakan bersama lembutnya daging ayam kampung dan nasi hangat.

Satu ekor ayamnya dijual Rp 70 ribu, dengan kisaran per potong Rp 17 ribu. Warung Makan ini juga melayani prasmanan, paket Rp 15 ribu-an, dan pesanan partai besar. Tempatnya nyaman, dengan desain interior berkelas dan suasana Jawa, dan dengan aula besar yang dapat digunakan untuk pertemuan, pengajian, atau arisan. 

Letaknya pun strategis, di jalan utama Jl. Slamet Riyadi No. 191 Kartasura, tempat dimana banyak berjejer rumah makan bebek-bebek dan ayam-ayam. Dari Jl. Raya Solo-Jogja, berbelok ke kanan, ke arah Jl. Slamet Riyadi, sebelum pertigaan Semarang-Solo. Terus saja sampai menemukan Warung Makan Mbah Mus di kiri jalan.

Penasaran untuk mencicipi lezatnya ayam kampung goreng krispi dengan sambal yang pedas ini? Langsung saja kejar ke Warung Makan Mbah Mus Kartasura, Solo. Silakan hubungi (0271) 9230215. Dijamin kulino*! (@RirryHapsari)

*kulino = ketagihan (Bahasa Jawa; -red.)



Tampilan Depan - Spanduk Besar Membuat Mudah Ditemukan







 
Tampilan Depan - Interior Desain yang Modern

Tampilan Dalam - Gaya Jawa
Tampilan Dalam - Ruangan Besar untuk Berkumpul

















====================================================================




Chasing the ‘Village’ Chicken in the Town

New Culinary Recommendation in Solo City, Central Java, Indonesia

 
Fried Crispy 'Village' Chicken of Mbah Mus

Are you looking for new culinary recommendation in Solo? Warung Makan Mbah Mus might become a choice of delicious meals for you and family. Now, you don’t have to go far to the village to taste the delicious fried crispy ‘village’ chicken or organic chicken (ayam kampung). Just chase the chicken in the middle of Solo city. Eits, be careful being crashed by the chilli sambal which is soooooo hot and delicious!  


Hunting the 'Village' Chicken in Kartasura, Solo City

Solo (12/5). This late afternoon I had a chance to visit a new restaurant in Kartasura, part of Solo, Central Java, Indonesia. The name is Warung Makan Ayam Kampung Mbah Mus. So happy I could taste the traditional and unique food. Pink Traveller really loves to taste new things, including new food.

With the Branch Manager, My Cousin :-)
I chose this Fried Crispy Village Chicken, just because of simple reason: the Branch Manager is my cousin. Well, I was curious with her story and my aunt about the restaurant that newly opened for one month and managed by my cousin. The owner is a local business man of Solo city, whom coincidentally is our neighbor in our big family’s house in Solo.

In fact, my choise was not wrong. During my way to the Warung, I guessed, how the taste is, what makes it outstanding, and what I could make as headline for the review of restaurant and culinary experiences in my blog this time. As I arrived there, I was served by the nice of the serving. Eits, not because of nepotism or endorsed ya, but well I do love the serving in Java area, because it is still contained with the Javanese culture in excellence of serving people.


Most Delicious Eaten with Hot Chilli Sambal and Warm Rice

I ordered one slice of fried crispy organic chicken breast completed with vegetables (lalapan), two kinds of chilli sambal, chilli sambal with shrimp paste (sambal terasi) and raw chilli sambal (sambal mentah), one portion of rice, and ice orange. When I tasted the flavour of organic chicken, the meat was soft and deliciously oily and salty, combined with the crunchy crispy. The secret recipe of Mbah Mus could please my tongue. Don’t ask the chilli sambal, hot and fresh, most delicious eaten with the gentleness of organic chicken meat and warm rice.

One chicken is sold Rp 70.000, with the price of each slices is around Rp 17.000. This Warung also serves buffet, package around Rp 15.000, and big parties of orders. The place is comfort, with highly interior design and Javanese atmosphere, and with the big aula that can be used for meeting or any gatherings, like recitation (pengajian), social-money gathering (arisan), etc.

The location is also strategic, on the main road Jl. Slamet Riyadi No. 191 Kartasura, in which there are plenty of traditional-ducks-and-chickens-made food. From Jl. Raya Solo-Jogja, turn to the right, to the Jl. Slamet Riyadi, before the T-intersection of Semarang-Solo. Follow the Jl. Slamet Riyadi Kartasura until you find Warung Makan Mbah Mus on your left.

Curious to taste this delicious fried crispy 'village' chicken with hot chilli sambel? Quickly chase to the Warung Makan Mbah Mus Kartasura, Solo. Please call +62271 9230215. Guaranteed kulino*! (@RirryHapsari)

*kulino = addicted (Javanese; -red.)

Front View - Big Banner Makes Easy to Find

Front View - The Modern Interior Design

Inside View - Javanese Style

Inside View - Big Space for Gathering